Nasional

5 Anggota NATO Terlemah pada 2025, Ada Negara Paling Aman di area Global

LONDON – Lima anggota NATO terlemah ini didasarkan pada data dari Global Fire Power dalam 2025. North Atlantic Treaty Organization (NATO) atau Organisasi Pakta Atlantik Utara ini terdiri dari 32 negara yang dimaksud kebanyakan berada di area Kontinen Biru.

NATO awalnya didirikan oleh 12 negara sebagai respons terhadap meningkatnya ketegangan antara blok Barat yang mana dipimpin oleh Amerika Serikat lalu blok Timur yang tersebut dipimpin oleh Uni Soviet pasca Perang Global II.

Selama Perang Dingin, NATO berperan sebagai benteng pertahanan Barat melawan kemungkinan serangan Uni Soviet. Organisasi ini juga menguatkan hubungan militer antaranggota melalui latihan dengan kemudian pengembangan strategi pertahanan kolektif.

Hingga ketika ini, NATO telah dilakukan berprogres menjadi 32 negara anggota, dengan berbagai misi di tempat seluruh dunia. Peran NATO tidaklah semata-mata terbatas pada pertahanan militer, tetapi juga mencakup stabilitas keamanan global, bantuan kemanusiaan, lalu penanggulangan ancaman baru seperti serangan siber.

5 Anggota NATO Terlemah di tempat 2025

1. Estonia

Dalam situs Global Fire Power, Estonia berada di dalam kedudukan 107 dari 145 negara dengan skor 2.2917 (semakin mendekati 0.0000 semakin kuat). Negara ini tercatat hanya saja punya sekitar 7.700 personil aktif.

Tidak cuma itu, Estonia juga tercatat tidaklah memiliki tank, kapal selam, kapal tempur, serta pesawat tempur. Bisa dibilang apabila pertahanan negara bukanlah fokus dari negara yang tersebut berada di dalam Eropa Utara ini.

2. Macedonia Utara

Macedonia Utara berada di area peringkat 112 dari 145 negara di area Global Fire Power, dengan skor 2.4042. Negara ini belaka miliki total personil militer sebanyak 9 ribu orang saja.

Meski begitu, negara ini tercatat masih memiliki sekitar 20 tank, empat helikopter serang dan juga belasan peluncur roket. Namun, merekan tidak ada memiliki pesawat tempur dan juga bahkan pasukan Angkatan Laut.

Baca Juga: Proposal Mesir untuk Kawasan Gaza 2030 Persatukan Negara-negara Arab

3. Luxembourg

Selanjutnya ada Luxembourg yang tersebut menempati kedudukan 117 dari 145 negara, dengan skor 2.6415 dari Global Fire Power. Negara ini hanya saja punya sekitar 1.000 tentara untuk bertempur.

Tidak cukup sampai disitu, negara yang mana berada di tempat Eropa Barat Laut ini juga tiada miliki tank, pesawat tempur dan juga bahkan Angkatan Laut. Membuatnya tidak ada miliki kemampuan yang dimaksud cukup untuk bertahan dari serangan.

4. Montenegro

Negara anggota NATO dengan kekuatan militer paling minim nomor dua dari bawah ini berada pada kedudukan 127 dari 145 negara. Meski begitu, jumlah total tentara Montenegro berada pada nomor 2.350 personil sehingga masih berada di tempat menghadapi Luxembourg.

Mereka juga masih miliki Angkatan Laut meskipun hanya saja punya dua kapal patroli sebagai armada. Terlepas dari itu, negara ini tidak ada miliki alat pertahanan berat apapun, seperti tank, pesawat tempur, helikopter, bahkan artileri.

5. Islandia

Negara NATO dengan militer terlemah dipegang oleh Islandia yang digunakan berada di area sikap 135 dari 145 negara. Dalam situs Global Fire Power, negara ini disebut tak mempunyai personil militer.

Tidak adanya personil militer ini tentunya memproduksi negara yang dimaksud tidak ada punya peralatan militer layaknya artileri, hingga persenjataan berat macam tank, helikopter, kapal konflik kemudian pesawat tempur.

Meski begitu negara ini justru telah bertahun-tahun menduduki peringkat pertama daftar negara paling aman pada dunia, bahkan nilainya juga semakin baik. Hal ini disebabkan lantaran populasi kecil, tingkat kepercayaan yang mana tinggi terhadap polisi, dan juga minimnya ketegangan di dalam antara kelas-kelas sosial juga ekonomi.

Related Articles

Back to top button