14 Tahun Dipimpin Ririek, Telkom Akselerasi Transformasi untuk Perkuat Ekosistem Digital Nasional

JAKARTA – Di berada dalam dinamika lapangan usaha telekomunikasi , perubahan struktural menjadi sebuah keniscayaan. Perubahan teknologi yang digunakan pesat, permintaan pelanggan yang digunakan semakin kompleks, juga persaingan yang dimaksud semakin ketat menuntut perusahaan untuk terus berinovasi kemudian beradaptasi.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk ( Telkom ) melalui strategi utama Five Bold Moves terus mengakselerasi metamorfosis guna menciptakan nilai tambah juga meningkatkan daya saing perusahaan. Langkah ini sejalan dengan upaya Telkom di menggalang Asta Cita Pemerintahan RI, khususnya percepatan perubahan fundamental digital di dalam berbagai sektor industri.
Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan, implementasi 5 Bold Moves terus memberikan sinyal positif bagi perusahaan. “Strategi metamorfosis ini terus menunjukkan hasil yang tersebut baik pada meningkatkan kekuatan tempat Telkom sebagai pemimpin industri. Kami optimis dapat menghadirkan solusi digital yang digunakan lebih lanjut inovatif, mempercepat peningkatan bisnis, dan juga memberikan sumbangan nyata bagi lingkungan digital nasional,” ujar Ririek pada keterangan baru-baru ini dalam Jakarta, dikutipkan Hari Jumat (14/3/2025).
Tahun kedua pasca implementasi Fixed-Mobile Convergence (FMC), terus menunjukkan hasil positif dengan adanya peningkatan terhadap efisiensi operasional juga kinerja bisnis, sehingga turut menggerakkan partisipasi terhadap peningkatan perusahaan. Selanjutnya InfraCo, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) yang digunakan bertujuan untuk memaksimalkan produktivitas aset jaringan milik TelkomGroup, sudah pernah memasuki tahap awal dari fase komersialisasi serta menjalin kerja identik strategis dengan mitra penyedia layanan internet fiber.
Di samping itu, pada bisnisdata center(DC Co), Telkom melalui NeutraDC terus meningkatkan kapasitas dan juga kapabilitasdata centerbaik dalam domestik kemudian regional, termasukhyperscale data center. “TelkomGroup membuka kesempatan kemitraan strategis dengan berbagai pihak untuk dapat semakin menguatkan kapasitasdata centerTelkomGroup,” tambah Ririek yang dimaksud telah lama menjadi pemimpin Telkom selama 14 tahun.
Lebih lanjut, untuk B2BDigital IT Service, Telkom terus meningkatkan kekuatan fokus bisnisnya pada segmenBusiness-to-Business(B2B) sebagai bagian dari perubahan fundamental strategis perusahaan.
“Telkom terus meningkatkan penetrasi bursa untuk segmen B2B, dan juga menguatkan kapabilitas talenta B2B dengan lebih lanjut dari 1.500 sertifikasi pada bidangIT Services,Cloud, danCybersecurity. Selain itu, melalui kemitraan strategis dengan berbagai pihak, termasukhyperscalersdan pemain global, Telkom berikrar untuk menghadirkan solusi digital yang digunakan inovatif juga berdaya saing,” jelas Ririek.
Kemudian DigiCo, Telkom menghadirkan beragam layanan dan juga solusi digital inovatif dengan pemanfaatan teknologi terkini, seperti AI, yang tersebut menyasar baik segmen B2C maupun B2B. Dengan strategi metamorfosis yang digunakan terus diakselerasi melalui Five Bold Moves, Telkom berjanji untuk menguatkan sistem ekologi digital nasional yang tersebut dapat memberikan partisipasi pada peningkatan kegiatan ekonomi digital Indonesia.
Sebelumnya, pencapaian Telkom di tempat bawah kepemimpinan Ririek selama ini mendapat apresiasi, termasuk dari kalangan Komisi VI DPR yang digunakan menjadi mitra kerjanya. Belum lama ini, beberapa jumlah politisi memuji paparan data terkait capaian kemudian peta kerja (roadmap) yang digunakan disajikan Telkom Indonesia. Telkom juga membukukan pendapatan yang mana positif.






