2 Trainset KRL Commuter Baru dari China Sampai di tempat Indonesia, Kapan Dipakai KAI?

JAKARTA – KAI Commuter kembali menerima kedatangan sarana Kereta Rel Listrik (KRL) baru sebanyak 2 trainset atau 24 kereta (SF12) dari CCRC Sifang pada Pelabuhan Tanjung Priok. Sebelumnya, satu trainset KRL commuter baru juga sudah pernah datang pada akhir Januari 2025 lalu.
VP Corporate Secretary KAI Commuter , Joni Martinus menerangkan, bahwa kedatangan sarana KRL baru ini merupakan tiga dari total 11 trainset yang mana dipesan oleh KAI Commuter. “Hingga ketika ini, total KAI Commuter telah lama mendatangkan 36 unit kereta atau sebanyak tiga trainset KRL baru,” kata beliau pada keterangan resmi, Rabu (12/3/2025).
Joni juga menegaskan, bahwa proses kedatangan sarana baru ini, KAI Commuter terus-menerus memantau timeline untuk menjaga agar rencana time delivery-nya sesuai. “Penambahan sarana KRL baru ini merupakan bisnis KAI Commuter untuk melakukan pergantian atau replacement berhadapan dengan sarana KRL yang dimaksud akan memasuki masa konservasi,” sambungnya.
Rangkaian-rangkaian KRL baru yang disebutkan juga akan dikirim ke Depo KRL Depok untuk dilaksanakan pengecekan awal secara menyeluruh sebelum diadakan asesmen internal oleh KAI Commuter.
Setelahnya baru dijalankan pengujian oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan sesuai dengan Permenhub Nomor PM 49 Tahun 2023 tentang Standar, Tata Cara Pengujian, dan juga Sertifikasi Kelaikan Kereta Api Kecepatan Normal dengan Penggerak Sendiri.
Diharapkan dengan kedatangan sarana KRL yang tersebut baru ini, proses pengujian juga sertifikasi sanggup sesuai dengan rencana agar segera dapat dioperasikan untuk layanan pengguna Commuter Line lalu penduduk luas.
“Dengan lancarnya semua proses itu, tentunya kami juga sanggup secepatnya melayani pengguna KRL lebih banyak maksimal. Apalagi, sampai ketika ini Commuter Line masih menjadi moda transportasi andalan untuk mobilitas masyarakat,” pungkasnya.
- Perkuat Pasokan Daya Primer Pembangkit, PLN EPI Pastikan Keandalan Listrik Selama Ramadan
- Rupiah Hari Hal ini Terkapar ke Rp16.452 per Dolar AS, Berikut Sentimennya





