CMNP Gugat BHIT Terkait NCD Unibank, Hotman Paris: Saat Penerbitan Sertifikat Deposito, Unibank Bank Seimbang

JAKARTA – Kuasa Hukum PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) Hotman Paris Hutapea menegaskan bahwa pada pada waktu proses Negotiable Certificate of Deposit (NCD) dilakukan, PT Bank Unibank Tbk berstatus sebagai bank sehat. Oleh dikarenakan itu, semua proses yang dimaksud terjadi kala itu sah dan juga tiada ada unsur pelanggaran hukum.
“Ketika NCD ini diterbitkan pada 1999, Unibank adalah salah satu bank sehat di area Indonesia. CMNP sebagai pihak yang membeli juga melakukan audit rutin juga setiap saat memverifikasi surat berharga ini valid,” kata Hotman pada Kongres Pers di dalam iNews Tower, MNC Center, Jakarta, Selasa (11/3/2025).
Hotman menjelaskan CMNP pada waktu itu membutuhkan dolar kemudian menunjuk PT Bhakti Investama (kini PT MNC Asia Holding Tbk) sebagai arranger.
“Di bulan Mei 1999, CMNP itu butuh dolar AS. Waktu itu salah satu bank Tbk paling sehat (Unibank), maka ditunjuklah PT Bhakti Investama sebagai arranger,” kata Hotman.
Ia menambahkan, pada hal itu disepakati bahwa Unibank akan menerbitkan zero cupon bond seharga 28 jt dolar AS. Hal yang disebutkan berarti Unibank menerima 17,4 jt dolar AS.
“Semua operasi berjalan lancar. CMNP sendiri setiap tahun mengecek status surat berharga ini juga semuanya dinyatakan sah,” lanjutnya.
Namun, lanjut Hotman, hambatan muncul ketika pada 2001, Unibank dibekukan lalu akhirnya dilikuidasi akibat dampak krisis moneter. Akibat Unibank tutup, CMNP tak bisa saja mencairkan NCD-nya, sehingga tentu ini bukanlah kesalahan BHIT ataupun Hary Tanoesoedibjo.
“Bagaimana kemungkinan besar menyalahkan pihak yang digunakan cuma berperan sebagai perantara? Semua operasi diadakan antara CMNP serta Unibank. Tidak ada satu sen pun yang digunakan masuk ke MNC atau Hary Tanoe,” tegasnya.
Hotman pun mempertanyakan dasar gugatan yang dimaksud diajukan CMNP, mengingat operasi ini sudah ada berlangsung lebih tinggi dari dua dekade dan juga dilaksanakan ketika Unibank masih pada kondisi sehat.
“Fakta ini menunjukkan bahwa kegiatan sah kemudian legal. Kalau ada masalah, harusnya diselesaikan sejak dulu, tidak baru sekarang,” katanya.






